FESTIVAL RIMPU MENUNGGU PARTISIPASI ANDA


Pengaruh budaya moderen kian tidak terbendung lagi membuat anak-anak generasi rentan dan mudah tertarik, akibatnya sedikit demi sedikit budaya tradisi kian terkikis. "Jika ini dibiarkan, cepat atau lambat, warisan budaya akan segera punah, sehingga anak-anak generasi semakin tidak mengenal atau merasa asing dengan budayanya sendiri".

Hal Itulah yang menjadi dasar pemikiran para sesepuh dan tokoh masyarakat Bima-Dompu, sehingga tercetuslah ide cemerlang dalam semangat kebersamaan dan ikatan silaturahmi yang amat kuat sehingga terbentuklah kepanitiaan yang lengkap dengan satu persepsi, satu tujuan yakni mengadakan Festival Rimpu.

Festival Rimpu, sebenarnya sudah beberapa kali diadakan, namun kali ini cukup fenomental karena melibatkan 2 (dua) Kabupaten (Bima dan Dompu) dan 1 (satu) Kota Bima, daerah kecil diujung pulau sumbawa Provinsi NTB yang ingin menunjukkan eksistensi budaya leluhurnya dengan mengadakan Pawai Rimpu di jantung Ibukota Negara, Monas Jakarta, Minggu, 15 Juli 2018 mendatang.

Di perkirakan lebih dari 10.000 (sepuluh ribu) peserta akan hadir memeriahkan acara tersebut karena selain mengadakan pawai Rimpu, juga mengadakan pagelaran seni budaya, pameran aneka kuliner dan juga promosi pariwisata daerah Bima dan Dompu.

Semangat yang telah ditunjukan oleh para sesepuh dan tokoh masyarakat Bima-Dompu di rerantauan, sepatutnya kita semua mengapresiasi dan mendukungkungnya, jika hanya mengandalkan semangat dari para tokoh tersebut, tidak mungkin acara sebesar itu bisa terselenggara.

Satu hal yang membuat kita jadi pesimis, ternyata sampai berita ini diturunkan, Panitia Pelaksana (Panpel) Festival Rimpu Bima-Dompu 2018 mengalami kendala dalam hal dana. Ya, Dana yang terkumpul hanya sekitar nol koma sekian porsen dari yang telah dianggarkan, sangat jauh dari yang diharapkan, akan tetapi Panitia tetap optimis, acara tetap diselenggarakan sesuai kapasitas dan dana yang terkumpul.

Kesulitan dalam mengumpulkan dana tersebut, bisa terjadi karena acara yang sudah diagendakan ini bertepatan dengan pesta politik (tahun politik), sehingga orang lebih mementingkan urusan politik ketimbang urusan budaya, selain itu lebaran yang jatuh pada 15 Juni 2018 (sebulan sebelum acara festival rimpu), mungkin juga berpengaruh sehingga pengumpulan dana jadi terkendala.

Apapun permasalahannya, disinilah kita semua warga Bima dan Dompu diamanapun berada, diharapkan tetap semangat, seperti semangat yang telah ditunjukkan oleh para sesepuh kita, yang pantang menyerah, karena tetap ingin melaksanakan acara tersebut sesuai rencana. "Festival Rimpu Bima-Dompu 2018, adalah hajad kita bersama untuk dana Mbojo dan Dompu, Ayo, kita sama-sama sukseskan".

Untuk itu, dalam momentum yang bahagia di Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Segenap Panitia Festival, mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dan bersedia menyisihkan sebagian rejeki THRnya sebagai bentuk dukungan atau suportnya demi suksesnya penyelenggaraan acara tersebut. Sumbangan dapat ditransfer melalui rekening FOKKA (Forum Komunikasi Kasabua Ade), Rek. Nomor: 1290010090138 Bank Mandiri.

Sekecil apapun sumbangan dan partisipasi Anda akan sangat bermanfaat dalam rangka mensukseskan Festival Rimpu. Segenab Panitia Festival Rimpu Bima-Dompu 2018, Mengucapkan Selamat Idul Fitri , 1 Syawal 1439 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. (AB)
#Rimpu #Festival #SeniBudaya
#Bima #Dompu #NTB
#SaveRimpu


Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA