KASAMAWEKI LESTARIKAN BUDAYA BIMA-DOMPU


Generasi muda adalah adalah salah elemen penting dalam melestarikan kebudayaan dan berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa dan negara. sudah seharusnya generasi muda berpartisipasi aktif melestarikan budaya, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu melestarikan budayanya.

Partisipasi tersebut bisa dilakukan melalui festival atau pentas seni budaya. Itulah yang tengah diagendakan oleh Komunitas Kasamaweki (Komunitas muda mudi) yang beranggotakan sejumlah perantuan/mahasiswa dari daerah Bima dan Dompu se- Jabodetabek yang akan mengadakan 'Pentas Seni Budaya' di Kampung. Rawabadung Jatinegara Jakarta Timur, Sabtu, 5 Mei 2018 mendatang dengan menampilkan Tari Tradisional, Mpaa Gantao, Kapatu Cambe, Bazar kuliner khas Bima-Dompu.

Ketua Umum Kasamaweki, Ifan Sofian (27) asal Dompu mengatakan, Miris melihat prilaku remaja saat ini, terutama pemuda pemudi Bima-Dompu yang kian luntur kecintaan terhadap budayanya, untuk itu, kami merasa terpanggil mengadakan acara tersebut dengan mengundang sejumlah muda mudi. "Dimana kaki berpijak, budaya harus dijunjung tinggi, karena budaya merupakan kearifan lokal yang memiliki nilai sejarah tinggi yang wajib dijaga dan dilestarikan, budaya jualah yang mempersatukan kita" jelasnya.

Apa acara tersebut tidak bersenggolan dengan acara Festival Rimpu Bima-Dompu, 15 Juli 2018?

Acara Kasamaweki sudah jauh hari kami agendekan, bahkan pada tahun 2017, kami telah melakukan pementasan yang sama di Kalideres Jakarta Barat dengan sutradara Ryan Kananu (Sutradara Muda Dompu) dan sekenario Rahman Kertas. Kami sangat mendukung Festival Rimpu yang diadakan di Monas, 15 juli mendatang, karena acara semacam itu adalah bagian dari visi dan misi kami juga. "Anggap saja acara yang kami adakan adalah pemanasan awal demi mendukung Festival tersebut, kami semua pasti hadir memeriahkan dan berpartisipasi " tegasnya.

Lebih lanjut Ifan menjelaskan, Kasamaweki didirikan pada 29 Desember 2016, Berawal dari kegiatan sosial penggalangan dana banjir bandang Bima, 4 Desember 2016 silam, juga penggalangan dana korban banjir Sumbawa, kemudian berlanjut dengan kegiatan-kegiatan sosial lainnya. 

Sejak empat bulan lalu, Kasamaweki telah mendirikan Taman Belajar Kasamaweki tingkat Sekolah Dasar di Aula Musholla Al-furqon Rawabadung Jakarta Timur, dengan tujuan memberikan edukasi pendidikan terhadap anak Rawabadung sekitarnya, dengan pengajar sukarela dari mahasiswa (anggota Kasamaweki). "Apa yang kami lakukan memang masih kecil, tetapi kami berharap bisa bermanfaat bagi orang banyak" pungkasnya. (AB)
Penulis: abunawarbima@gmail.com


Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA