DUA KABUPATEN BERKALABORASI DALAM FESTIVAL RIMPU 2018


Festival Rimpu dan Pentas Seni Budaya Bima-Dompu tengah di agendakan oleh perkumpulan masyarakat Bima dan Dompu yang merantau di Jabodetabek. Semangat kebersamaan yang melibatkan masyarakat dari 2 (dua) Kabupaten yang berada di Provensi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini terus dimatangkan, salah satunya dengan menggelar Rapat Koordinasi (Kaboro Weki) guna menetapkan Panitia Pelaksana di salah satu rumah tokoh masyarakat asal Bima Bp. H. Ola Abdollah Jl. Cempaka Putih Barat 26 No.4 Jakarta Pusat, Minggu (25/02)

Festival rimpu sebenarnya sudah beberapa kali diadakan, namun kali ini cakupannya cukup besar karena melibatkan 2 (dua) Kabupaten Bima dan Dompu. Di perkirakan lebih dari 10.000 (sepuluh ribu) peserta akan hadir memeriahkan atau memadati Monas dan Bundaran HI, tempat diselenggarakannya acara tersebut pada Juli 2018 mendatang. "Selain Festival Rimpu, juga menyajikan pergelaran kesenian dan kuliner khas Bima dan Dompu" Jelas penanggung jawab acara yang juga Asisten Wali Kota Jakarta Timur Bp. Drs. Syofian Thahir.

Lebih lanjut Syofian mengatakan, Rimpu adalah akar budaya yang tidak terpisahkan antara Kabupaten Bima dan Dompu, terbukti kebersamaan yang terbentuk dalam menyusun agenda demi satu tujuan yaitu memperkenalkan seni budaya Bima dan Dompu sebagai kearifan lokal budaya agar lebih dikenal oleh masyarakat luas maupun masyarakat Dunia, tegasnya.

Tokoh muda asal Bima Arsyad Hasan alias Putra Tente mengatakan, Rimpu merupakan budaya yang sudah diwariskan secara turun temurun oleh masyarakat Bima dan Dompu, merupakan kearifan lokal yang memiliki nilai sejarah yang tinggi, "Festival Rimpu kali ini adalah peristiwa yang fenomenal karena melibatkan masyarakat dari dua kabupaten di Nusa Tenggara Barat, Sangat fenomenal , karena ini baru pertama kali terjadi di Indonesia" jelasnya.

Pantauan penulis dari obrolan di sejumlah sosial media (capture terlampir,) para netizen yang berasal dari daerah tersebut sangat antusias ingin berpartisipasi atau ikut memeriahkan dan berharap agar acara tersebut bisa terselenggarakan dengan baik dan lancar tanpa halangan apapun. Tidak semata memperkenalkan Budaya, akan tetapi nama baik daerah Bima-Dompu jadi taruhannya, untuk itu, saling mengingatkan adalah hal terbaik agar kita semua sama-sama menjaga ketertiban demi suksesnya Festifal Rimpu. (AB) Abunawar Bima






#Rimpu #Festival #SeniBudaya #Bima #Dompu #NTB
Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA