POLISI MINTA CALON KEPALA DAERAH RAMPUNGKAN PROSES HUKUM


Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto bakal memetakan calon-calon kepala daerah yang akan berkontes dalam Pilkada serentak 2018. Polisi bakal memproses calon kepala daerah yang masih tercatat melakukan dugaan tindak pidana.

"Kalau memang mereka masih ada tabungan laporan polisi, tuntaskan dan selesaikan di depan," kata Ari saat ditemui di sela-sela Apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10).

Langkah ini diambil, kata dia, untuk mengantisipasi agar kasus dugaan tindak pidana para calon menjadi alat permainan politik lawannya. Pasalnya, langkah-langkah dalam penyelidikan kasus yang terkait dengan calon kepala daerah kerap dikaitkan oleh pihak-pihak tertentu.

Ia juga meminta agar para calon yang masih memiliki catatan dugaan tindak pidana untuk segera menuntaskan. Hal ini, lanjut dia, juga agar tak ada anggapan polisi bermain politik.

"Seumpanya si A ada laporan polisi. Oh ini kayaknya mencalonkan, cepat tuntaskan. Jangan saat dia mencalonkan, terus kami baru kerja. Nanti dipikir orang kami main politik," tegasnya.

Namun demikian, jika memang nantinya ada laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh calon kepala daerah, ia menegaskan penegakan hukum tetap dilakukan secara tegas dan terukur, mengikuti aturan undang-undang pemilu yang ada. Sebab, polisi juga harus mematuhi aturan yang ada.

"Ya, tetap diproses. Kami harus patuh dan taat dengan aturan yang ada," tegasnya. (MTVN/OL-6)

Sumber: MI


Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA