PENDIDIKAN KARAKTER SANGAT DIPERLUKAN


Keterangan Foto: (Kiri) Bpk. M. Saleh Yusuf alias Bang Alan, Pejuang Pendidikan sekaligus Pendidi Sekolah Gratis MIS Darul Ulum Tololai Bima. (Kanan) Ir. Sutarman H. Masrun, MM, Pendiri Kosambo dan sejumlah anak-anak pada acara 'Lomba Membaca puisi dan Menggambar Anak-anak se Kota Bima 2016' dalam Rangka memperingati Hari Guru Nasional bersama Komunitas Salaja Mbojo (KOSAMBO).
***
DALAM dua dasawarsa terahir ini, Bangsa Indonesia dilanda krisis karakter, Terbukti, banyaknya pemimpin bangsa, baik anggota legislatif, eksekutif, maupun penegak hukum yang tersandung kasus korupsi. Padahal, mereka semestinya menjadi anutan bagi masyarakat. "sangat memprihatinkan.”

Barangkali ini adalah kesalahan pendidikan di Indonesia yang memprioritaskan aspek intelektual dan keterampilan, bukan sikap dan karakter, karena banyak sekolah yang hanya mengejar 100% lulus ujian nasional tetapi cenderung mengabaikan pendidikan karakter.

Sudah saatnya para pemangku dunia pendidikan Indonesia, mengedepankan pembentukan karakter atau budi pekerti sehingga siswa tidak hanya cerdas intelektual tetapi juga cerdas spiritual dan emosional.

"Melalui pendidikan karakter, akan menghasilkan generasi yang siap berkontribusi bagi pembangunan, khususnya aspek sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang intelektual dan keterampilan juga memiliki sikap, karakter, budi pekerti yang luhur, religius dan sikap sosial yang baik.

#Sutarmanjoy #Kosambo #Hijrah #Bima
www.sutarmanjoy.com
Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA