KOMUNITAS SAHABAT H. SUTARMAN DI KUKUHKAN


Suasana Villa Kosambo di Kelurahan Mande, Sabtu (28/1) ramai didatangi warga Kota Bima. Mereka hadir mengenakan seragam baju warna hijau dengan tulisan Sahabat H. Sutarman.

Kendati wilayah Kota Bima masih diguyur gerimis, rupanya tak menyurutkan semangat warga untuk menghadiri undangan acara pengukuhan Komunitas Sahabat H. Sutarman. Pria dan wanita hadir memenuhi kursi undangan yang disediakan panitia.

Pada kesempatan pidatonya, H. Sutarman mengaku sangat terharu melihat kehadiran warga untuk mengikuti acara pengukuhan tersebut. Dijelaskannya, Sahabat H. Sutarman ini akan menjadi relawan yang akan mensosialisasikan tentang sosoknya kepada masyarakat. Terutama niatnya untuk menjadi Bakal Calon Walikota Bima.

Maka pada kesempatan itu, dirinya lebih awal menjelaskan tentang biodatanya kepada warga yang hadir. Mulai dari masa kecil hingga menjadi pengusaha tambang. Serta pemikiran untuk merubah wajah Kota Bima menjadi daerah yang maju dan sejahtera.

Dijelaskannya, kondisi pra Pilkada, sudah muncul dan terlihat dinamika yang mempertanyakan tentang sosok calon yang telah menyatakan ikut jadi kontestan Pilkada. Terutama tentang dirinya, yang sudah disorot dan dipertanyakan soal keseriusannya, lebih-lebih kebenaran apakah dirinya pengusaha tambang atau tidak

“Makanya perlu saya tegaskan. Saya serius mau jadi Walikota Bima. Tidak pernah terbesit sedikitpun untuk saya mundur dari hajatan besar ini. Saya sudah Bismillah, saya sudah memulai dan saya akan terus berjuang,” katanya.

Demikian pula jawaban soal sorotan profesi sebagai pengusaha tambang. Sutarman menuturkan, setalah selesai kuliah dirinya langsung bekerja diwilayah pertambangan. Seiring waktu, dirinya memiliki saham minoritas disalah satu perusahaan, kemudian berlanjut mendirikan perusahaan sendiri dan mengembangkannya hingga saat ini.

“Saya sekarang sudah punya tiga perusahaan tambang. Pada masing -asing perusahaan, saya memiliki saham sebanyak 60 persen,” ungkapnya. Karena telah mendapat kepercayaan dari Yang Maha Kuasa untuk mengelola salah satu kandungan bumi dan mendapatkan harta sambungnya, ia kemudian berpikir bahwa harta dan kemampuan diri ini harus juga bisa bermanfaat untuk orang lain. “Makanya saya kembali ke daerah kelahiran saya, guna memberikan manfaat untuk orang lain dan daerah,” ujarnya.

Menurut Suratman, hajatan Pilkada sudah semakin dekat. Dirinya pun harus serius melalui setiap prosesnya. Keseriusan mulai dilakukan dengan penataan langkah dan struktur kerja. Sistem juga akan dibuat sedemikan rapi agar perjuangan bisa terlaksana dengan baik. Namun dirinya menyadari, meski dirinya memiliki kemampuan dan telah menyiapkan anggaran untuk mengikuti Pilkda, ikhtiar tersebut tidak akan berjalan dengan baik jika tidak didukung leh semua pihak, termasuk Komunitas Sahabat H. Sutarman.

“Makanya saya butuh orang-orang mau bekerja untuk mengisi gerbong ini. Menggerakan lokomotif politik dengan penuh komitmen,” pintanya. Di tempat berbeda, Ketua Komunitas Sahabat H. Sutarman Firman menyebutkan, jumlah anggota komunitas tersebut sekitar 1.000 orang. Pada masing -masing kelurahan diambil sebanyak 12 orang warga, berikut dengan dua gender.

Kemudian juga sejumlah tokoh Kota Bima, baik itu tokoh politik, akademisi, tokoh masyarakat, tokoh agama serta toko pemuda. “Komunitas Sahabat H. Sutarman ini akan menjadi gerbong yang akan memperkenalkan H. Sutarman kepada masyarakat,” katanya. (Kahaba)



Faharudin Bin Kalman
Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA