BAHAGIA MELIHAT ORANG LAIN BAHAGIA


KEBAHAGIAAN TIDAK BISA DIUKUR DARI SEJUMLAH HARTA, KEBAHAGIAAN ITU MUNCUL SETELAH MELIHAT ORANG LAIN BAHAGIA
Ir. H. Sutarman H. Masrun, MM.

Bencana Banjir Bandang Bima, Rabu (21/12/2016) dan Banjir Susulan, Kamis (22/12/2016) mengundang simpati sejumlah pejabat maupun pengusaha, Salah satunya Ir H Sutarman Masrun, MM, yang lebih dikenal di sosmed dengan panggilan Sutarman Joy Pengusaha asal Bima NTB yang cukup sukses di rerantauan ini, berusaha keras untuk membantu meringankan beban yang tengah menimpa Masyarakat Bima.

Sutarman Joy seakan punya firasat, karena Rabu siang (21/12/2016) sempat berbincang-bincang dengan penulis di Puri Indah Mall Jakarta Barat. Sebagai sesama Alumni SMAN 1 Kota Bima, Sutarman sangat terbuka membicarakan banyak hal seperti penataan infratruktur Daerah Bima, terlebih dengan ide-ide cemerlangnya bagaimana memberdayakan masyarakat Bima agar tidak tertinggal jauh dengan daerah lain.

Sesaat ngobrol itulah kami dikagetkan dengan berita Banjir Bandang menerjang Kota Bima, Yang semula kami anggap berita biasa, akan tetapi melihat semakin banyaknya foto-foto dan video yang di upload teman-teman netizen, Ini sudah serius dan sangat mengkhawatirkan, Saya harus segera pulang ke Bima, Kata Sutarman Joy​ sembari bergegas pamit pulang.

Rabu Malam (21/12/2016) Sutarman Joy mengabarkan, Ia tidak bisa tidur dan khawatir atas bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Bima, Kekhawatirnya pun bertambah karena komunikasi tidak bisa tersambung akibat peralatan terlkom disana ikut rusak diterjang banjir bandang, Saya juga tidak bisa secepatnya tiba di Bima karena akses menuju kesana tertutup terutama bandara Bima, Nanti saya akan infokan lagi kalau sudah tiba di Bima, Imbuh Sutarman Joy

Hari Berikutnya.

Alkhandulillah, saat ini saya sudah berada di Bima, Kata Sutarman via Telpon pada hari Sabtu (24/12/2016). Besok Minggu (25/12/2016) Saya bersama Team Relawan Komunitas Salaja Mbojo (KOSAMBO) siaga turun langsung ke lapangan untuk membagikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa Banjir Bandang, Hal ini penting kami lakukan karena masyarakat sudah sangat membutuhkan terutama makanan siap saji, Tegas Sutarman Joy

Melalui WA, Sutarman Joy yang juga Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina KOSAMBO ini mengatakan, Seperti yang ia khawatirkan pada obrolan dengan penulis, Nyata dan faktanya terjadi saat ini. Kota Bima belum pernah terjadi bencana se dasyat ini. “Memang bencana itu Takdir Allah SWT, tapi takdir itu juga ada hal-hal yang mencakup campur tangan manusia yang berkontribusi macam-macam seperti tidak bisa menjaga daya dukung lingkungan hidup," Jelas Sutarman Joy

Sutarman Joy menambahkan, Jauh hari Ia sudah melihat ketimpangan itu telah terjadi seperti bukit yang sudah terkonversi menjadi ladang tanaman, penggundulan hutan secara masif dan sebagainya. Memang ini sudah mata pencaharian sebagian masyarakat kita dan tidak akan pernah bisa melarangnya, tanpa memberikan suatu solusi. Solusinya seperti apa? Ya itu dia, Ide-ide saya waktu ketemu di Puri Mall Jakarta adalah solusi yang tepat untuk diterapkan, Tegas Sutarman Joy

Lebih lanjut Sutarman Joy menjelaskan, pascabanjir Bima perlu disiapkan program perbaikan jangka pendek, menengah dan jangka panjang agar penanganan bagi masyarakat yang terkena bencana dapat dilakukan dengan terarah dan baik, juga ke depan melakukan langkah-langkah perbaikan seperti menghijaukan kembali hutan yang gundul, Bukit atau tebing sungai yang rawan longsor bisa ditanami pohon bambu karena lebih efisien dan kuat menahan longsor, Kata Sutarman Joy

Saat ini yang sangat urgen kami lakukan adalah membagikan makanan siap saji, air bersih, terpal, tikar, selimut, obat-obatan, sarung, mukena, dan alat-alat kebersihan, Alat-alat Sekolah, Buku dan lain-lain dan untuk kedepannya saya berharap ide-ide saya bisa diterapkan, Pungkas Sutarman. Penasaran dengan ide-ide Sutarman seperti apa? Akan saya angkat dalam tulisan lain. (AB)


Penulis: Abunawar Bima
abunawarbima@gmail.com


Share this article :

KLIK GAMBAR DIBAWAH INI UNTUK KE ARTIKEL LAINNYA